Founder

Biodata

Nama                           : SUPARNO,STP Bin Slamet

Tempat tanggal lahir   : Lubuk Pakam,31 Desember 1976

Anak Ke                      : 7 dari 9 bersaudara

Status Marital              : Menikah

Nama Istri                   : Endang Sumiati,SE,Ak

Anak                           :

1. M. Umar Al Durra

2. Ayesha Majidah Qunaita

3. Atikah Hamasah Mujahidah

4. Annisa Khadijah Raihanna

5. Gaza Al Qasam

Pekerjaan                     : Wiraswasta

Motto Hidup                   : Mencari yang halal, berbagi yang adil, serta bersikap bijak.

 

Menghabiskan masa kecilnya di aceh utara seusai menamatkan sekolah, suparno merantau ke Banda aceh untuk kuliah. Dimasa itu ia sering merenung,banyak dari teman kuliahnya yang berorientasi menjadi pegawai atau PNS sehingga khawatir dengan persaingan yang semakin berat untuk mendapatkan pekerjaan. Karena banyak membaca buku motivasi tokoh-tokoh besar seperti Bill Bates dan William Surya jaya dan mengikuti workshop kewirausahaan,pria penggemar arwana dan hoby pertualangan ini sudah bertekat untuk berbisnis sejak masih kuliah di semester 3 . mulai mulailah suparno muda menapak jalan menuju kesuksesan selangkah demi selangkah.

Untuk bisamempercepat tujuannya ditahun 2000 ia memutuskan untuk menikah padahal kuliahnya baru memasuki semester 5. Ya…memang menikah membuka pintu rezeki,kuliahnyapun selesai tepat waktu, bersama istri ia merintis usaha jualan jilbab, kemudian ketika dikaruniai anak, bisnis tersebut tidak lagi dilanjutkan, mereka memulai berbagai usaha lain seperti berjualan kerupuk rengginang,keripik, dan bisnis café bersama teman – teman namun tidak bertahan lama, bisnis pendidikan sempoa yang berkembang bagus namun ditengah jalan karena ada ketidaksamaan visi antar pengurus dia memutuskan mundur, kemudian alumni SMAN 1 lhokseumawe ini sempat belajar ilmu financial dengan menjadi agen asuransi serta menjadi konsultan dibeberapa lembaga keuangan. Hingga pada tahun 2004 timbul pemikiran untuk mendirikan lembaga keuangan sendiri dengan nama Baitul Qiradh Nanggroe Baznas Madani yang pada saat pendiriannya diresmikan langsung oleh Menteri BUMN pada waktu itu Bapak Dr. Sofyan Jalil. Dana awalnya berasal dari donor untuk pemberdayaan modal masyarakat korban tsunami.

Sebenarnya ayam lepaas ini hanyalah usaha sampingan yang berawal dari kegemaran dan kekesalan. Betapa tidak, puluhan miliar bantuan modal yang disalurkan kepada korban tsunami tidak ada yang berhasil menjalankan usahanya. Memang ada yang bangkit, namun penyakit mental yang belum berubah seperti malas membayar kredit tidaklah lenyap, sikap mental beberapa masyarakat seperti ini tidak menjadi hambatan bagi suparno untuk terus membantu masyarakat korban dengan modal 50 juta, iseng – isen ia mulai bisnis makanan dan berhasil, lalu bersama beberapa teman dia menghimpun modal lagi dan membeli suatu franchise ayam dari medan pada tahun 2007. Usaha yang berada di lhokseumawe itu gaga ia memutuskan untuk memindahkan usaha ke banda aceh, namun mitra kerjanya ada yang tidak setuju karena akan menghabuskan banyak modal mereka. Dengan keberaniannya dia membuka kembali rumah makan ini dengan modal sendiri pada tahun 2008. Bisnis ini berjalan baik, namun pada bulan kesepuluh, pihak pemilik merek tidak siap dan memutuskan secara sepihak franchise ini. Pemutusan ini membuat suparno berfikir bagaimana membuat resep sendiri. Setelah melakukan riset kecil-kecilan, akhirnya ia memutuskan membuat alam lepaas. He did it! Usaha ini dijalankan dengan system kerjasama investasi, yaitu bila ada hasil keuntungannya dibagi, kalau rugi ditanggung bersama. Modalnya berasal dari mitra sengkan suparno mengurus manajemen dan merek.

Kesuksesan yang telah diraih sekarang ini tidak membuat suparno berpuas diri, ia bermimpi untuk membawa Ayam lepaas ke level yang sama seperti KFC dan McDonalds. Untuk itu dia berpegang pada prinsip hidup yang sedang dijalani saat ini yaitu HAB- Halal,Adil dan Bijak. Halal artinya apa-apa yang kita makan,apa yang kita hasilkan apayang kita beri pada keluarga kita itu harus halal, bukan syubhat. Adil dalam artian kita harus bertindak. Berperilaku sesuai dengan kondisi atau sesuai dengan konteksnya, tidak mengada –ada dan tidak zolim. Bijak artinya,kita bias memahami sesuatu itu sesuai dengan yang diharapkan. beliau menambahkan sesuai dengan hadis Rasulullah SAW “ sebaik-baiknya manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain” dan sebuah pepatah dari ahli perang cina Sun Tzu “ satu musuh itu terlalu banyak,seribu kawan itu kurang” sehingga dia berusaha menjadi manusia yang bermanfaat dan memperbanyak mitra kerjasama, teman dan pelanggan agar mimpinya dapat tercapai..

Usaha yang berawal dari iseng – iseng akhirnya dapat menjadi sumber penghasilan utama bagi suparno, testoran ayam lepaas miliknya kini memiliki omset tidak kurang dari 1 milyar rupiah perbulan. Syaratnya usaha harus dijalani dengan baik dan serius, akunya member saran. Ia menekankan pentingnya mempertajam intuisi, feeling dan juga tekun, bila ingin memulai suatu usaha. Dengan kerja keras, pantang menyerah, berani mengambil resiko, mengikuti jejak pengusaha muda ini.

One thought on “Founder

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s